Inilah Rahasia Dan Fakta Menarik Tentang Ramen

Sejarah dan hal-hal yang belum kamu ketahui tentang ramen. Makanan ini merupakan salah satu makanan tradisional Jepang yang terbuat dari bahan dasar tepung dan dibuat menjadi mie. Seperti yang kita semua ketahui Mie atau Mi dalam bahasa Indonesia ditemukan dan dibuat pertama kali di China.

Ramen adalah mie khas Jepang, yang pertama kali ditemukan pada tahun 1665 di era daimyo Mito Komon, yang saat itu mencicipi kuliner masakan China, coba tebak? Betul sekali “Mie“, tapi mie yang disajikan bersamaan dan didalam sup. Ada juga yang menyebut Ramen pertama kali ditemukan di Jepang pada saat era Meiji, yaitu era dimana Jepang membuka dunia perdagangan terhadap China untuk pertama kali, dari sinilah banyak bermacam kuliner China dibawa masuk ke Jepang, dan Jepang sendiri juga banyak mengadopsi masakan mereka yang berasal dari China.

ramen jepang

Apakah kamu tahu arti dari kata Ramen?
Ramen berasal dari kata “Lamian” dalam bahasa China, yang artinya mie. Restoran ramen original pertama kali dibuka di Asakusa pada tahun 1910 dengan nama Rairaiken.

Pada saat itu ramen tidak populer sampai setelah Perang Dunia II. Dikarenakan bahan pembuatannya yang murah dan pada saat setelah Perang Dunia II merupakan masa-masa sulit bagi warga Jepang, Ramen menjadi pilihan makanan.

Pada tahun 1958, seorang bernama Momofuku Ando merevolusi dunia kuliner dengan meracik dan membuat mie instant. Pada saat itu Jepang menyebutnya sebagai salah satu penemuan terbaik dalam dunia kuliner Jepang abad ke 20. Dan hingga sekarang semua orang di dunia mengenal dan memakan Mie Instant dalam berbagai merk dan selera rasa. Sejak saat itu pula, nama Ramen akhirnya menjadi populer baik di Jepang dan dunia.

Pembuatan ramen dibuat dari 4 jenis bahan utama yaitu tepung, gandum, garam dan air alkali. Di Jepang sendiri pembuatan mie ramen ini terbagi menjadi mie tipis dalam bahasa Jepang “hosomen”, mie besar atau tebal dalam bahasa Jepang “futomen”, dan mie sedang atau biasa yang dalam bahasa Jepang “futsuu”.

Untuk jenis kuahnya juga sangat bervariasi dan beragam, inilah yang membedakan ramen dengan mie biasa. Jenis kuah dari ramen adalah:

  • Shoyu Ramen.
    Kuah yang dibuat berbahan dasar kecap kedelai yang berfermentasi. Kuah shoyu ini berwarna coklat bening, dan kuah ini juga biasa ada ditambahkan kaldu dari tulang ayam, tulang babi, kaldu kepala ikan, dan dikombinasikan dengan irisan-irisan daging.
  • Shiyo Ramen.
    Shio yang berarti garam khusus yang dibuat untuk Dashi (kaldu tradisional Jepang), warna yang dihasilkan dikuah ini berwarna kuning bening keemasan. Kombinasi kuah ini adalah sayuran, dan irisan daging.
  • Miso Ramen.
    Miso ramen mempunyai rasa yang sangat gurih, berwarna coklat oranye dan kaya rasa. Kombinasi kuah ini adalah sayuran, tulang babi dan irisan daging. Untuk variasi rasa diberikan pilihan rasa pedas. Miso ramen ini aslinya berasal dari Sapporo.
  • Tonkotsu Ramen.
    Tonkotsu yang artinya adalah sari tulang babi. Kuah ramen ini dibuat dari rebusan tulang babi yang dimasak lama bahkan sampai lebih dari 24 jam. Menghasilkan kuah yang kental, kaya akan zat kolagen dan rasa yang gurih. Kombinasi kuah ini adalah sayuran dan irisan daging. Tonkotsu ramen sangat populer di Jepang, khususnya di kota Yokohama dan Wakayama.

Masakan ramen merupakan masakan yang akan selalu berkembang, banyak sekali para pemilik restoran Ramen di Jepang terus menerus mengeskplorasi masakan ini. Dunia kuliner Jepang memang tidak pernah berhenti sampai disitu saja, dan kita sebagai penikmat kuliner khususnya ramen akan terus dimanjakan oleh kelezatan rasa ramen. Sekian dan semoga bisa menambah pengetahuan kamu tentang Ramen.

Selamat berwisata kuliner Ramen!