Pelajaran Fotografi Yang Akan Kamu Dapatkan Saat Berada Di Jepang

Apa sih pelajaran penting tentang fotografi yang akan didapat saat ke Jepang?

Kali ini sensei mau bicarain tentang fotografi, beberapa post kebelakang melulu tentang tips perjalanan ke Jepang. Tapi tenang tips fotografi dari sensei juga berhubungan dengan Jepang. Sensei mulai aja dari perkenalan.

Fotografi bagi Sensei merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan jiwa kesenian Sensei, emosi yang Sensei rasakan dituangkan dalam bentuk visual ruang rana yaitu foto. Pertama kali Sensei mengenal kamera pada saat umur 12 tahun dan selalu dipercaya untuk mendokumentasi setiap acara jalan-jalan keluarga. Tapi seiring pergaulan ABG saat itu (Anak Baru Gede) perihal kamera dan foto memfoto saya tinggalkan, sampai pada tahun 2009 lalu mencoba mengembalikan kerinduan pada fotografi dengan membeli kamera DSLR. Belajar foto digital dan segala dunia perkameraan sudah cukup jenuh Sensei jalani, gear hanya akan jadi gear, lensa dan kamera hanyalah alat, bahkan dengan kamera plastik tua pun kamu bisa mendapatkan foto terbaik. Kenapa? Karena guna camera adalah menyimpan memori/kenangan pada saat kamu memencet shutter.

Bagi Sensei semua foto itu bagus, lebih bagus foto yang jujur, apa sih foto yang jujur itu? Syarat pertama tidak ada editan penambahan elemen, dan kedua candid! Iyah, candid, unposed atau tanpa sepengetahuan subjek yang difoto. Sensei sangat suka memfoto seseorang tanpa orang tersebut tahu sedang difoto, karena ekspresi dan bahasa tubuh orang tersebut jujur apa adanya. Pernah gak kamu saat curi-curi foto teman kamu terus teman kamu itu sadar kamera, reaksinya pasti berbeda, ekspresi dan bahasa tubuhnya berbeda. OK skip-skip sebelum sensei bahas lebih dalam lagi, nanti yang ada pada kabur dari website sensei.. hehe.

Jadi, pelajaran fotografi apa sih yang kamu dapatkan saat ke Jepang?

Jawabnya: Cahaya.
Jepang memang pantas disebut negeri matahari terbit, cahaya matahari yang indah dan awan yang sangat biru memberikan kamu perspektif baru tentang keindahan cahaya matahari, kalau di Indonesia disebutnya.. Panaasss! Hehehe..  Jadi kalau kamu pakai kamera digital atau smartphone, kamu akan banyak belajar tentang mengambil foto dengan cahaya yang jatuh ke subjek foto kamu. Bermainlah dengan cahaya, entah itu silhouette, over exposure, dan lain-lain yang bisa disebut foto gagal oleh kebanyakan master fotografer salon foto. Bagi Sensei itu adalah foto yang bermakna setidaknya bagi yang memfoto.

Pelajarannya sekian, hanya itu saja yah. Jangan Protes hehe.. ingat fotografi adalah melukis dengan cahaya, kalau gak ada cahaya mau foto apa? Gelap donk..

Untuk pembahasan tentang fotografi mungkin akan Sensei bahas dikesempatan lainnya jika ada yang berminat silahkan isi dikolom komentar dibawah yah..

Sensei menganut aliran street photography, bukan aliran sesat, lho? Maksudnya kalau mau bahas tentang Street Photography akan sensei coba buka dan kita bisa diskusi.

Mata ne..!

Tips Cara Cepat Belajar Bahasa Jepang

Cara Cepat Belajar Berbicara Bahasa Jepang.

Sensei kali ini mau memberikan tips Belajar Berbicara Bahasa Jepang, pertama-tama cari tahu dahulu untuk kepentingan apakah kamu ingin belajar bahasa Jepang? Untuk waktu singkat keperluan travel atau bisnis atau sekolah? Jika kamu ingin Cepat Belajar Berbicara Bahasa Jepang untuk kepentingan sekolah dan bisnis/pekerjaan sebaiknya jangan baca artikel ini yah karena kamu akan kecewa dan lebih tepatnya kamu harus belajar lebih mendalam dan serius lagi. Tips dibawah ini digunakan untuk keperluan saat travel ke Jepang yang dimana kita hanya memakai bahasa ini saat bepergian saja bukan untuk kehidupan sehari-hari di Indonesia yang memakai boso jowo. Lho? Bahasa Indonesia maksudnya. Hehe..
Ok silahkan dibaca dibawah:

  • Siapkan waktu minimal 1 bulan sebelum berangkat ke Jepang untuk sering mempelajari bahasa Jepang.
    Kenapa harus 1 bulan? Karena waktu 1 minggu atau beberapa hari saja tidak akan cukup, percaya deh. Setidaknya dalam waktu 1 bulan kamu sudah bisa hafal dan familiar dengan kosa kata petunjuk seperti misal Minta tolong, bertanya dijalan, petunjuk arah kiri-kanan dan sebagainya.
  • Sering-seringlah menonton film/berita tentang Jepang.
    Menonton berita Jepang misalnya akan sangat membantu bagaimana mengerti situasi di Jepang dan memahami secara familiar kata-kata pengucapan. Menonton film dan anime juga sangat menyenangkan, selain rileks secara otak bawah sadar kita akan merekam kosa kata yang terucap dalam film/anime tersebut. Ingat yah film/anime nya jangan ada di Dubbing, tapi harus asli bahasa Jepang dan translate text nya terdapat bahasa Indonesia atau Inggris.
  • Tidak perlu mempelajari penulisan kata Jepang.
    Kenapa tidak perlu karena mempelajari Katakana Hiragana membutuh waktu, dan waktu itulah yang kamu tidak punya. Lebih baik fokus pengucapan dan pembicaraan saja, lebih berguna toh untuk berinteraksi dengan orang Jepang disana.
    Punya lawan bicara untuk bahasa Jepang, misal teman ada yang bisa bicara bahasa Jepang bisa dijadikan latihan setiap hari untuk bercakap-cakap dengan bahasa Jepang.
  • Gunakan Pelajaran Bahasa Jepang Online.
    Banyak sekali pelajaran secara online di Internet baik gratis ataupun berbayar, cari saja yang gratis, selain menghafalkan kosa kata biasanya juga ada yang berbasis interaksi.

Masih banyak lagi tips-tips lainnya yang sensei tidak bisa jelasin satu persatu karena pasti minna-san akan ketiduran.. point terpenting adalah semangat dan menyukai bahasa Jepang itu sendiri.

Ganbatte minna-san.. matta ne..

Tips Jalan Jalan Murah Ke Jepang

Beginilah Cara dan Tips Jalan Jalan Murah Ke Jepang ala Sensei

Travel ke Jepang sudah menjadi impian banyak orang, jika suka dengan anime, manga, jdrama dan budaya Jepang, sudah barang tentu ingin mengunjungi negara matahari terbit. Tapi dengan biaya yang tidak murah dan tanpa persiapan yang matang maka impian pergi ke Jepang akan tertunda. Tidak perlu kuatir, sekarang maskapai penerbangan murah sudah ada dan jalan-jalan ke Jepang sudah bukan menjadi hal yang mustahil. Simak share tips jalan jalan murah ke Jepang ala Sensei.

Siapkan dana.
JIka bicara dana, pasti minna-san sudah berpikiran wah ini pasti akan jadi mahal sekali. Teman-teman bicara dana itu perlu diawal kenapa? Karena akan menentukan perjalanan kalian. Jika dana tidak cukup saran sensei coba lakukan perjalanan dalam negeri terlebih dahulu, banyak sekali wisata domestik yang menarik bahkan sensei pun berencana untuk lebih banyak travel dalam negeri.

OK, dana yang sensei maksud adalah total pengeluaran yang sensei keluarkan saat perjalanan terakhir ke Jepang tahun 2016 lalu tepatnya 25 Oktober – 07 November, dan sensei pergi berdua dengan partner.
Secara hitungan kasar:

  • Tiket Pesawat.
    2 orang Tiket PP Jakarta – Osaka, via AirAsia Promo kurang lebih Rp 2.700.000.
    Tips: Beli tiket promo jauh-jauh hari lebih murah, dan pilih tanpa bagasi saat pergi dan beli bagasi untuk pulang.
  • AirBnB.
    Rp 300.000 (double bed) x 13 malam = Rp 3.900.000
  • Makan.
    Malam dan pagi sarapan masak sendiri, makan diluar hanya siang hari atau sore hari, hitungan kasar totalnya selama perjalanan adalah Rp 4.560.000 (2 orang).
  • Tiket wisata, transportasi.
    ICOCA card dan Tiket Haruka (bandara KIX – Kyoto Station PP) : 3200 Yen + isi ulang 1500 Yen = 4700 Yen x 2 orang = 9400 Yen.
    Kansai Bus Thru Pass 3 Hari 5200 Yen x 2 orang = 10.400 Yen.
    Totalnya : 19.800 Yen, dirupiahkan x Rp 130 menjadi Rp 2.574.000

Dari pengeluaran diatas ditotal menjadi: Rp 13.824.000 untuk 2 orang. Jadi masing-masing setiap orang mengeluarkan, Rp 6.912.000.
Biaya ini belum termasuk jajan oleh-oleh dan cemilan cemilan yang menggoda disepanjang jalan yahh.. oiya banyakin Jalan kaki disana Onii-chan.. selain sehat juga hemat.. tapi jangan tergoda dengan makanan yang ada disepanjang jalan yah.. hehehe..

Jadi gimana,murah kan?

Jaa.. mata.. !

Tips Makan Hemat Saat Travel ke Jepang

Cara dan Tips Makan Hemat Saat Travel ke Jepang

Hai minna-san, kali ini sensei mau share tips gimana cara makan hemat saat kamu jalan-jalan di Jepang. Tentu saja sebelum kamu pergi , budget perjalanan pasti sudah dialokasikan, untuk makan, untuk penginapan, untuk tiket-tiket masuk tempat wisata, dana belanja oleh-oleh dan lain-lain. Perjalanan kali ini sensei mengalokasikan dana untuk makan hemat selama berada di Osaka dan Kyoto. Simak tipsnya disini:

  • Masak sendiri.
    Kok harus masak sendiri sih sensei? Saya harus bawa kompor gitu kesana? Hehe.. tenang dulu Onii-chan, sebelum menjawab hal tersebut, sensei mau rekomendasikan penginapan kamu via AirBnb, cari tempat yang ada kompor, kulkas, dan oven. Kalau kamu sudah dapat tempat yang lengkap dengan peralatan dapur, kamu bisa masak sendiri makanan kamu. Kecuali yah jika kamu gak mau ribet, gak bisa masak dan maunya makan diluar sambil cuci mata hehehe.

Kembali ke masak memasak, nah sensei akan cari supermarket terdekat, gak usah kuatir supermarket banyak kok, lalu beli daging, sayur dan lain-lain, jika beruntung biasanya pada malam hari dapat diskon. Jika ada sisa dana, Sensei biasa beliin Bir atau Wine sekalian hehehe.

  • Kaitenzushi.
    Restoran sushi conveyor belt, masih tidak paham? Ok deh Sensei jelasin yah, Kaitenzushi adalah restoran sushi dengan sistem berputar dengan bantuan rel dan piring-piring berisi makanan akan berputar didepan pelanggan. Susah jelasinnya deh, liat foto aja yah minna-san.
    Nanti kamu bisa pilih makanan dan ambil langsung dari conveyor belt tersebut. Harganya cukup murah mulai dari 100 Yen satu piring berisi 2-4 potongan sushi yang bisa buat ganjel perut. Rekomendasi sensei adalah Kura Zushi.
  • Seven Eleven.
    Kamu bisa dapetin potongan diskon hampir 50% jika beruntung pada malam hari, untuk jenis makan siap saji, biasanya Ramen yang harus dihangatkan dengan oven terlebih dahulu. Kesukaan sensei Tonkotsu Ramen di Seven Eleven cuma 300 Yen, bawa ke apartemen, hangatin di oven, makan pakai telor mentah diaduk di ramen. Jangan salah yah, telor di Jepang berbeda dengan telor di Indonesia, Telor di Jepang tidak berbau, fresh dan bersih. Sensei juga bingung kok sampai kualitas telor di Jepang saja sedemikian bagusnya.

Yah segitu saja yah minna-san, silahkan dilengkapi atau ditambahkan jika ada dikolom komentar dibawah yah, semoga bermanfaat bagi minna-san yang akan bepergian ke Jepang.

Jaa.. mata..!

3 Tempat Wisata Gratis di Osaka

3 Tempat Wisata Gratis di Osaka

Tips buat minna-san yang budgetnya pas-pasan atau backpacker style, sensei punya masukan tempat wisata gratis yang wajib kamu kunjungi di Osaka, pertama-tama Sensei pikir ke Jepang itu memerlukan dana yang sangat besar, semua pengeluaran mahal, baik itu makan, tempat menginap dan fees tempat wisata. Untuk memasuki tempat wisata semisal kuil-kuil minimal harus disiapin 300 Yen, tapi jangan salah disana juga banyak kuil-kuil yang gratis untuk masuk.

Selain kuil juga masih ada banyak tujuan wisata lainnya. Kalau Sensei sih daripada uangnya buat bayar masuk Kuil lebih baik buat makan enak saja.

Simak 3 tempat wisata gratis di Osaka dibawah ini yah:

  1. Dotonburi Area.
    Tempat hangout, shopping, kuliner yang asik banyak banget disini, wajib dikunjungi. Takoyaki dan Tonkotsu Ramen adalah makanan yang Sensei cicipi di area Dotonbori. Jika perut sudah kenyang kamu bisa coba naik Tonbori River Cruise, tapi bayar lagi yah.
  2. Momofuku Ando Instant Ramen Museum.
    Tahu merk indomie Nissin? Yah disini lah tempatnya, sipenemu nya adalah Ando, kalau kamu penggemar mie instant kayaknya perlu dikunjungi kesini.
  3. Taman Osaka Castle.
    Disini kamu bisa jalan-jalan santai menikmati indahnya taman dan suasana damai area Osaka Castle. Untuk masuk ke Osaka castle sendiri kamu harus bayar, tapi tidak di area tamannya yah.

Sebagai tambahan tips rahasia dari sensei, kalau kamu suka bir cobain deh ke pabrik Asahi Beer Suita, letaknya silahkan googling saja yah, sensei sih gak sempat kesana walaupun pengen banget dan info ini didapet dari teman ngobrol traveller asal Amerika.. (banyak kenalan dong kalau lagi jalan-jalan). Nah jadi di pabrik bir Asahi tersebut, kamu akan diajak tur dengan guide mereka menjelaskan proses pembuatan bir, pasti sudah tahu kan maksud sensei? Yaa.. free sample beer bakal kamu dapatin dan lebih baik lagi, kamu bisa refill sepuasnya haha.. nyesel Sensei tidak sempat kesana.

Setidaknya 3 tempatnya itu wajib kamu kunjungi jika kamu mampir di Osaka. Silahkan tambahkan dan share pengalaman minna-san jika ada yang mau ditambahkan di kolom komentar dibawah.

Jaa.. mata!

Cara Mudah Apply Visa Liburan Ke Jepang 2016

Cara Gampang Apply Visa Jepang, Pasti Diterima!

Konichiwa minna-san, kali ini Sensei mau sharing cara mudah apply visa Liburan Ke Jepang 2016. Banyak mungkin dulu temen-temen ada yang visanya ditolak, mungkin karena saldo ditabungan kurang cukup, tidak ada penjamin, tidak ada kejelasan kerja dan domisili tetap dan alasan lain sebagainya. Nah, sensei mau share apa yang sensei uda lakuin pada saat apply visa Jepang 2016 lalu.

  1. Download Formulir.
    Minna-san silahkan download formulir di web kedutaan besar Jepang, nah nanti pilih aja mau yang mana jenisnya, Sensei pilih ‘Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri”. Lalu print dan isi dengan lengkap untuk dibawa nanti saat pengajuan di kedubes yah.
  2. Bukti Bookingan Tiket.
    Jelas donk, sebelum apply visa manapun copy booking tiket ini wajib disertakan, kalau gak lahh piyee toh mas. Sing penting tiket e kudu PP yo.. lho jadi bahasa Jawa hehe.. yah pokoknya bukti bookingan tiket Pulang Pergi wajib disertakan. Kalau gak ada tiket pulangnya tar onii-chan disangka mau cari kerja disana dan jadi imigran gelap.. hohoho..
  3. Dokumen data-data pribadi.
    Maksudnya seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta Nikah, Passport (masih berlaku 6 bulan), Akta Kelahiran, Surat Keterangan Kerja, Kartu Mahasiswa/Pelajar, bukti rekening tabungan dan lain-lain yang menunjukan Onii-chan punya kehidupan layak di Indonesia. OK paham yah? Sensei sih cuma sertakan KTP, KK, Akta Nikah, Passport, copy buku tabungan 3 bulan terakhir. Itu aja.. lebih lengkap lebih bagus!
  4. Rencana Perjalanan (Itinerary).
    Wajib juga nih minna-san.. kalau kamu belum bikin itinerary dan bingung mau ngapain disana, coba aja contek copy paste rencana perjalanan dari perusahaan travel yang banyak betebaran di Google, carinya travel yang ke Jepang yah bukan ke Paris huehuehe.. ini yang sensei sering lakuin kalau apply visa Jepang. Soalnya klo uda sampe di Jepang suka gak sesuai dengan itinerary awal hohoho… godaan dijalan banyak dan Sensei tipe yang fleksibel traveller. Hehe..
  5. Siapkan dana.
    Biaya untuk pendaftaran apply visa Jepang adalah Rp 330.000 sampai saat ini. Dan dibayarkan saat visa sudah disetujui.

Mudahkan? Persyaratannya gampang banget, yang penting dokumen lengkap, jelas dan rekening tabungan cukup, atau bisa lampirkan surat sponsor atau penjamin misal orang tua. Dijamin minna-san bakalan dapet visa Jepang!

Jika ada tambahan atau komentar, silahkan isi dikolom komentar dibawah yah…

Jaa.. mata nee..

4 hal penting sebelum pergi ke Jepang

4 hal penting yang perlu disiapin sebelum pergi ke Jepang.

Travelling Jepang pasti sudah jadi impian banyak orang, apalagi jika kita tumbuh saat demam Kamen Rider, Saint Seiya, Dragon Ball, Tokyo Love Story, dan semua budaya pop Jepang. Tentu saja itu kan mempengaruhi kehidupan kita. Nah jika kamu sudah punya cukup tabungan untuk jalan-jalan ke Jepang, simak ya beberapa tips dari sensei dibawah ini:

  1. Pilih tanggal pergi.
    Pasti dong sebelum beli tiket pilih-pilih jadwal dulu, izin sama bos buat cuti, izin sama keluarga dll. Tapi maksud dari sensei adalah tentuin dari jauh hari bulan apa mau pergi karena kan Jepang ada 4 musim. Kalau kamu suka dingin, pilih saja antara bulan Desember-Januari, itu pasti saljunya lagi mateng-matengnya deh. Nah, kalau suka panas, pilih bulan Juni-Agustus, dijamin panas yang berbeda dari Indonesia, iyalah orang-orangnya aja kan berbeda, panasnya sih sama aja. Nah, kalau sensei sih suka yang sejuk-sejuk, biasanya dibulan Oktober-November, cuacanya sejuk dan suka gerimis-gerimis damai gitu. Hehehe…
  2. Rencana perjalanan.
    Tentuin rencana perjalanan kamu sedini mungkin, karena ini bakal nentuin budget, kecuali jika kamu punya budget unlimited atau besar, have fun!
    Itinerary kamu juga penting buat ajuin visa di kedubes Jepang kalau mau urus sendiri. Dengan rencana perjalanan yang matang, mau kemana dan menggunakan transportasi apa, stay dihotel mana dan sebagainya.
  3. AirBnB.
    Sensei alamin sendiri, jika menggunakan AirBnb sangat sangatlah hemat dan nyaman. Dibanding sewa hotel yang paling murah dari Rp 800.000 – 1.000.000 permalam sih, lebih enak pakai AirBnb, pengalaman Sensei dapet kamar Apartemen atau Apato orang jepang menyebutnya, lengkap dengan segala peralatan mandi, masak (kompor, oven, kulkas, piring dll lengkap), portable Wi-Fi, sampai snacks disediain. Jika kamu rekomendasi dari Sensei komen aja dibawah yah.
  4. Koneksi Internet.
    Penting! Jangan sampai kamu sampai disana tidak ada koneksi internet sama sekali, jika baru pertama kali ke Jepang dan belum bisa bahasa Jepang. Dijamin gak bakal pulang! Hahaha becanda minna-san.
    Internet penting untuk buka aplikasi map Jepang seperti Hyperdia dan sejenisnya, juga buat cari-cari informasi penting lainnya. Karena Sensei pernah bertemu turis Perancis yang sama sekali kebingungan sampai harus barengan dengan sensei untuk mencapai tujuan, karena dia gak punya koneksi internet haha kasian, yah gak apa-apa beramal dan nambah kenalan. Jadi jangan sampai lupa untuk sewa Portable Wi-fi selama di Jepang, sudah banyak kok yang menyediakan jasanya.

Sepertinya hal pentingnya sementara itu saja dulu, jika ada yang kurang silahkan ditambahkan dikolom komentar, atau nanti Sensei akan update lagi yah.

Jaa.. mata!