5 alasan kenapa kamu harus ke Kyoto

Inilah 5 alasan kenapa kamu harus ke Kyoto.

Pergi ke Jepang sekarang bukan lagi hal mewah, semua orang bisa melakukannya dengan adanya maskapai penerbangan murah dan tiket promo dimana-mana, bahkan Sensei pernah liat promo booth Garuda Airlines PP Jakarta-Tokyo hanya Rp 2.8juta saja, iya betul sekali Pulang Pergi. Sayang sekali Sensei saat itu baru saja pulang dari Osaka. Kalau kamu mencari tiket murah selalu cari info yang up to date tentang pameran travel atau subscribe email di salah satu maskapai penerbangan.

Nah, sekarang Sensei mau bahas 5 alasan kenapa kamu harus ke Kyoto, bukan ke Tokyo, Sapporo, Hokkaido dan lain-lain. Simak dibawah ini:

  1. Kyoto merupakan daerah Kansai area, Jepang bagian selatan. Area Kansai terkenal dengan masih kentalnya ketradisionalan budaya Jepang, bangunan-bangunan Jepang dan Kuil-kuil dan pola hidup Jepang yang masih tradisional, berbeda dengan kebanyakan kota-kota besar lainnya yang sudah modern dan kebarat-baratan.
  2. Walaupun Kyoto masih sangat tradisional tapi dalam kehidupan dan fasilitas penunjangnya juga sudah modern, rumah-rumah tinggal yang modern, transportasi yang modern dan sistem pelayanan publik yang modern. Atau lebih tepatnya masyarakat Kyoto sangat menghargai nilai-nilai tradisional tapi juga tidak tertutup dengan era modern dan pengaruh dari luar Jepang, asalkan bisa diterima oleh nilai-nilai tradisional itu sendiri. Kyoto sudah menjadi area tujuan wisatawan paling favorit dikarenakan itu tadi, originalitas dan nilai sejarah didalamnya masih terawat dengan sangat baik.
  3. Kyoto adalah “kota seribu kuil” kamu akan menemukan banyak sekali kuil-kuil dengan nilai sejarah tinggi setiap kuilnya. Kyoto merupakan ibukota pertama Jepang sebelum pindah ke Tokyo, dan kota pertama yang membuka akses bangsa luar selain Jepang untuk perdagangannya khususnya China. Nilai sejarah yang kamu dapat disini tidak akan kamu dapatkan dimanapun, ditambah keindahan kebun setiap kuilnya dan sejuknya udara Kyoto.
  4. Shopping dan Kuliner, buat para wanita 2 hal ini lah yang mungkin paling dicari saat travel. Untung shopping di Kyoto menurut sensei banyak benda menarik tradisional yang mungkin bisa dikoleksi, kalau mau cari kaos atau baju misal H&M dan merk-merk seperti itu buat apa? Di Indonesia juga ada toh. Nah untuk yang kuliner buanyak deh.. kamu bisa coba macam-macam makanan, yang paling khas kue manisan isi, sebutannya macam-macam misal: nikiniki, yatsuhashi, Ajari Mochi dan lain-lain.
  5. Toei Studio Park, buat Sensei Toei Park ini seperti magical place karena banyak sekali hal nostalgia disana, yah apalagi kalau bukan Kamen Rider!! Kalau kamu bukan penggemar Kamen Rider atau anime dan manga, skip aja deh.

Semoga bermanfaat dan berguna.

2 Tempat Wajib Kamu Kunjungi di Kyoto

Dua Tempat INILAH yang Wajib Kamu Kunjungi di Kyoto.

Banyak diantara para pelancong Indonesia yang belum tahu dua tempat unik ini, mungkin mereka tahu tapi tidak berminat. Tapi bagi Sensei tempat ini sangat menarik dan wajib dikunjungi. Dimana aja sih Sensei? Sabar. OK, baca dibawah:

  • The Venice of Japan.
    Terletak di pesisir laut Ine, terdapat sekitar 230 rumah kapal, orang lokal menyebutnya “Ine no Funaya”, dalam bahasa Indonesia Rumah Kapal Ine. Bangunan rumah tersebut terbuat dari kayu dan dibangun diatas perairan pesisir, tepat dibawah bangunan tersebut dibuat semacam garasi untuk kapal, jadi semacam lubang begitulah. Ditempat yang unik ini kamu bisa temukan banyak hal, tidak banyak wisatawan yang tahu daerah ini. Kawasan Ine-cho ini merupakan salah satu tempat dengan budaya kental lokal, Kansai. Percaya lah kalau kamu kesini, selamat! Kamu menemukan spot rahasia di Kyoto yang jarang wisatawan kunjungi.

Untuk akses kesana silahkan google yah, usaha sedikit donk. Jangan lupa foto-fotonya dishare disini.. supaya Sensei tahu kamu kesana.

  • Toei Studio Park.
    Sensei, kok pilih Toei Park sih? Saya kan sudah tahu! Ok, sabar dulu. Sensei pilih ini karena penggemar berat Kamen Rider dan manga anime One Piece. Juga areanya unik dengan settingan Zaman Edo atau Zaman era samurai. Waktu Sensei kesini, langsung menghabiskan waktu hampir seharian dari pagi sampai sore. Buat foto-foto disini keren banget minna-san. Dan sepertinya banyak juga yang masih belum tahu ke Toei Park Studio ini, buktinya teman Sensei yang pada waktu berdekatan pergi ke Kyoto tidak mengetahui tentang Toei Park Studio ini. Nyesel deh..

Toei Park Studio ini biasa digunakan sebagai tempat syuting film-film Jepang bertema Zaman Edo, kamu tahu film Samurai X Live Action? Betul, mereka syuting film disini. Nah, kalau kamu kesini hari sabtu atau minggu, biasanya tempat ini dikerumuni banyak Cosplayer Jepang, tempat yang cocok buat bikin portofolio si Cosplayer, lokasi yang mendukung. Selain lokasi yang unik, didalam juga terdapat spot-spot lain seperti Museum Film Jepang, Wahana Ninja, Pertunjukan Pertarungan Samurai, dan lain-lain, banyak yang seru dan unik.

Sensei sendiri mencoba semacam wahana atau pertunjukan Ninja, jadi didalam kita akan ditunjukan bagaimana seorang Ninja melakukan trik-triknya seperti menghilang dengan cepat melalui tembok, dan tempat-tempat rahasia, pada akhirnya semua peserta Ninja Show ini diwajibkan untuk keluar dari studio tersebut melalui semacam Maze, pintu-pintu rahasia harus kita temukan agar bisa keluar. Jangan khawatir jika kita kesulitan mencari pintu keluar, petugas Ninja akan muncul tiba-tiba dengan sigap memberikan petunjuk, Sensei suka kaget dengan kemunculan para Ninja secara tiba-tiba ini.

Oiya didalam Ninja Show ini kamu tidak boleh membawa kamera dan tas, semua dititipkan di loker. Biaya masuknya saat itu 500 Yen. Unik bukan?

Semoga sharing info diatas bermanfaat dan berguna.

3 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan di Kyoto Dalam Satu Hari

Apa saja 3 hal yang bisa kamu lakukan di Kyoto dalam satu hari?

Kenapa harus Kyoto? Karena Kyoto lebih banyak mempunyai nilai budaya Jepang yang lebih kental dibanding kota besar lain seperti Tokyo dan Osaka. Banyaknya kuil-kuil diarea ini menjadikan Kyoto sebagai The City of Temples. Kuil-kuil di Kyoto tidak hanya sembarang kuil untuk ibadah, tapi penataan taman kebun merupakan yang seni yang terbaik di dunia. Konon, taman indah di setiap kuil dibuat untuk membantu para pendeta bermeditasi, dan juga keseimbangan Zen antara alam dan manusia. Sensei kagum dan mencoba mencontoh nilai-nilai ini dikehidupan. Nah, supaya kamu gak kaget nanti di Kyoto setiap satu kilometer ada kuil, Sensei akan coba bantu share 3 hal yang bisa kamu lakukan di Kyoto dalam satu hari. Simak dibawah:

  • Kunjungi Kuil Terdekat.
    Sensei yakin didekat tempat kamu menginap di Kyoto pasti ada kuil, cek Google Maps kamu cari disekeliling. Gunakan petunjuk arah Google Map dan mulai jalan kaki, sembari memotret kehidupan masyarakat sepanjang jalan. Tidak ada yang lebih dari ini. Lupakan naik bus jika tujuan masih bisa dijangkau dengan berjalan kaki.
  • Get Lost.
    Tersesat itu menyenangkan, terlebih lagi tersesat di Jepang. Kamu tidak akan mungkin celaka di Jepang khususnya Kyoto hanya gara-gara tersesat, percayalah! Masyarakat disana sangat ramah dan membantu, terutama para senior citizen atau orang tua yang cukup berumur. Pernah sensei meminta bantuan petunjuk jalan, Ojii-san (sebutan orang tua di Jepang) mencoba mengantarkan sendiri, Sensei pikir lokasi nya dekat ternyata cukup jauh 15 menit jalan kaki. Bayangkan! Jadikan tersesat sebagai pengalaman baru, jika tidak tersesat maka kamu tidak tahu. Disepanjang jalan Sensei mendapatkan foto bagus yang bagi sensei tidak ternilai harganya.
  • Kuliner.
    Ini penting! Jadi kamu sudah mengunjungi kuil dan tersesat dengan berjalan kaki berkilo-kilometer jauhnya. Kalau gak makan atau nyemil gimana bisa jalan kaki.. lemes iya kan?
    Sepanjang perjalanan kamu bakal menemukan banyak penjual jajanan tentunya. Coba saja tidak ada salahnya toh kapan lagi? Foto makanan kamu, posting di blog dan medsos, untung-untung ada yang mau membeli foto kamu buat dipajang di menu restoran mereka.

Untuk yang terakhir diabaikan saja yah mana mungkin restoran punya foto makanan orang lain. Jadi, segitu saja dari Sensei dan semoga bermanfaat dan menjadi masukan yang positif.

Jaaa.. mata..

Tips Cara Cepat Belajar Bahasa Jepang

Cara Cepat Belajar Berbicara Bahasa Jepang.

Sensei kali ini mau memberikan tips Belajar Berbicara Bahasa Jepang, pertama-tama cari tahu dahulu untuk kepentingan apakah kamu ingin belajar bahasa Jepang? Untuk waktu singkat keperluan travel atau bisnis atau sekolah? Jika kamu ingin Cepat Belajar Berbicara Bahasa Jepang untuk kepentingan sekolah dan bisnis/pekerjaan sebaiknya jangan baca artikel ini yah karena kamu akan kecewa dan lebih tepatnya kamu harus belajar lebih mendalam dan serius lagi. Tips dibawah ini digunakan untuk keperluan saat travel ke Jepang yang dimana kita hanya memakai bahasa ini saat bepergian saja bukan untuk kehidupan sehari-hari di Indonesia yang memakai boso jowo. Lho? Bahasa Indonesia maksudnya. Hehe..
Ok silahkan dibaca dibawah:

  • Siapkan waktu minimal 1 bulan sebelum berangkat ke Jepang untuk sering mempelajari bahasa Jepang.
    Kenapa harus 1 bulan? Karena waktu 1 minggu atau beberapa hari saja tidak akan cukup, percaya deh. Setidaknya dalam waktu 1 bulan kamu sudah bisa hafal dan familiar dengan kosa kata petunjuk seperti misal Minta tolong, bertanya dijalan, petunjuk arah kiri-kanan dan sebagainya.
  • Sering-seringlah menonton film/berita tentang Jepang.
    Menonton berita Jepang misalnya akan sangat membantu bagaimana mengerti situasi di Jepang dan memahami secara familiar kata-kata pengucapan. Menonton film dan anime juga sangat menyenangkan, selain rileks secara otak bawah sadar kita akan merekam kosa kata yang terucap dalam film/anime tersebut. Ingat yah film/anime nya jangan ada di Dubbing, tapi harus asli bahasa Jepang dan translate text nya terdapat bahasa Indonesia atau Inggris.
  • Tidak perlu mempelajari penulisan kata Jepang.
    Kenapa tidak perlu karena mempelajari Katakana Hiragana membutuh waktu, dan waktu itulah yang kamu tidak punya. Lebih baik fokus pengucapan dan pembicaraan saja, lebih berguna toh untuk berinteraksi dengan orang Jepang disana.
    Punya lawan bicara untuk bahasa Jepang, misal teman ada yang bisa bicara bahasa Jepang bisa dijadikan latihan setiap hari untuk bercakap-cakap dengan bahasa Jepang.
  • Gunakan Pelajaran Bahasa Jepang Online.
    Banyak sekali pelajaran secara online di Internet baik gratis ataupun berbayar, cari saja yang gratis, selain menghafalkan kosa kata biasanya juga ada yang berbasis interaksi.

Masih banyak lagi tips-tips lainnya yang sensei tidak bisa jelasin satu persatu karena pasti minna-san akan ketiduran.. point terpenting adalah semangat dan menyukai bahasa Jepang itu sendiri.

Ganbatte minna-san.. matta ne..

Tips Jalan Jalan Murah Ke Jepang

Beginilah Cara dan Tips Jalan Jalan Murah Ke Jepang ala Sensei

Travel ke Jepang sudah menjadi impian banyak orang, jika suka dengan anime, manga, jdrama dan budaya Jepang, sudah barang tentu ingin mengunjungi negara matahari terbit. Tapi dengan biaya yang tidak murah dan tanpa persiapan yang matang maka impian pergi ke Jepang akan tertunda. Tidak perlu kuatir, sekarang maskapai penerbangan murah sudah ada dan jalan-jalan ke Jepang sudah bukan menjadi hal yang mustahil. Simak share tips jalan jalan murah ke Jepang ala Sensei.

Siapkan dana.
JIka bicara dana, pasti minna-san sudah berpikiran wah ini pasti akan jadi mahal sekali. Teman-teman bicara dana itu perlu diawal kenapa? Karena akan menentukan perjalanan kalian. Jika dana tidak cukup saran sensei coba lakukan perjalanan dalam negeri terlebih dahulu, banyak sekali wisata domestik yang menarik bahkan sensei pun berencana untuk lebih banyak travel dalam negeri.

OK, dana yang sensei maksud adalah total pengeluaran yang sensei keluarkan saat perjalanan terakhir ke Jepang tahun 2016 lalu tepatnya 25 Oktober – 07 November, dan sensei pergi berdua dengan partner.
Secara hitungan kasar:

  • Tiket Pesawat.
    2 orang Tiket PP Jakarta – Osaka, via AirAsia Promo kurang lebih Rp 2.700.000.
    Tips: Beli tiket promo jauh-jauh hari lebih murah, dan pilih tanpa bagasi saat pergi dan beli bagasi untuk pulang.
  • AirBnB.
    Rp 300.000 (double bed) x 13 malam = Rp 3.900.000
  • Makan.
    Malam dan pagi sarapan masak sendiri, makan diluar hanya siang hari atau sore hari, hitungan kasar totalnya selama perjalanan adalah Rp 4.560.000 (2 orang).
  • Tiket wisata, transportasi.
    ICOCA card dan Tiket Haruka (bandara KIX – Kyoto Station PP) : 3200 Yen + isi ulang 1500 Yen = 4700 Yen x 2 orang = 9400 Yen.
    Kansai Bus Thru Pass 3 Hari 5200 Yen x 2 orang = 10.400 Yen.
    Totalnya : 19.800 Yen, dirupiahkan x Rp 130 menjadi Rp 2.574.000

Dari pengeluaran diatas ditotal menjadi: Rp 13.824.000 untuk 2 orang. Jadi masing-masing setiap orang mengeluarkan, Rp 6.912.000.
Biaya ini belum termasuk jajan oleh-oleh dan cemilan cemilan yang menggoda disepanjang jalan yahh.. oiya banyakin Jalan kaki disana Onii-chan.. selain sehat juga hemat.. tapi jangan tergoda dengan makanan yang ada disepanjang jalan yah.. hehehe..

Jadi gimana,murah kan?

Jaa.. mata.. !

Tips Makan Hemat Saat Travel ke Jepang

Cara dan Tips Makan Hemat Saat Travel ke Jepang

Hai minna-san, kali ini sensei mau share tips gimana cara makan hemat saat kamu jalan-jalan di Jepang. Tentu saja sebelum kamu pergi , budget perjalanan pasti sudah dialokasikan, untuk makan, untuk penginapan, untuk tiket-tiket masuk tempat wisata, dana belanja oleh-oleh dan lain-lain. Perjalanan kali ini sensei mengalokasikan dana untuk makan hemat selama berada di Osaka dan Kyoto. Simak tipsnya disini:

  • Masak sendiri.
    Kok harus masak sendiri sih sensei? Saya harus bawa kompor gitu kesana? Hehe.. tenang dulu Onii-chan, sebelum menjawab hal tersebut, sensei mau rekomendasikan penginapan kamu via AirBnb, cari tempat yang ada kompor, kulkas, dan oven. Kalau kamu sudah dapat tempat yang lengkap dengan peralatan dapur, kamu bisa masak sendiri makanan kamu. Kecuali yah jika kamu gak mau ribet, gak bisa masak dan maunya makan diluar sambil cuci mata hehehe.

Kembali ke masak memasak, nah sensei akan cari supermarket terdekat, gak usah kuatir supermarket banyak kok, lalu beli daging, sayur dan lain-lain, jika beruntung biasanya pada malam hari dapat diskon. Jika ada sisa dana, Sensei biasa beliin Bir atau Wine sekalian hehehe.

  • Kaitenzushi.
    Restoran sushi conveyor belt, masih tidak paham? Ok deh Sensei jelasin yah, Kaitenzushi adalah restoran sushi dengan sistem berputar dengan bantuan rel dan piring-piring berisi makanan akan berputar didepan pelanggan. Susah jelasinnya deh, liat foto aja yah minna-san.
    Nanti kamu bisa pilih makanan dan ambil langsung dari conveyor belt tersebut. Harganya cukup murah mulai dari 100 Yen satu piring berisi 2-4 potongan sushi yang bisa buat ganjel perut. Rekomendasi sensei adalah Kura Zushi.
  • Seven Eleven.
    Kamu bisa dapetin potongan diskon hampir 50% jika beruntung pada malam hari, untuk jenis makan siap saji, biasanya Ramen yang harus dihangatkan dengan oven terlebih dahulu. Kesukaan sensei Tonkotsu Ramen di Seven Eleven cuma 300 Yen, bawa ke apartemen, hangatin di oven, makan pakai telor mentah diaduk di ramen. Jangan salah yah, telor di Jepang berbeda dengan telor di Indonesia, Telor di Jepang tidak berbau, fresh dan bersih. Sensei juga bingung kok sampai kualitas telor di Jepang saja sedemikian bagusnya.

Yah segitu saja yah minna-san, silahkan dilengkapi atau ditambahkan jika ada dikolom komentar dibawah yah, semoga bermanfaat bagi minna-san yang akan bepergian ke Jepang.

Jaa.. mata..!

3 Tempat Wisata Favorit di Kyoto

3 Tempat Wisata Gratis Paling Favorit di Kyoto.

Jepang, telah menjadi tempat wisata dunia khususnya Indonesia yang dapat dijangkau dengan lebih mudah (biaya dan penerbangan murah). Jepang daerah selatan, khususnya Osaka, Kyoto, Kobe, Nara dan sekitarnya sudah menjadi tempat yang biasa dikunjungi wisatawan Indonesia, karena tiket penerbangan murah oleh salah satu maskapai yang lebih banyak promosi ke daerah tersebut, tapi buat Sensei sendiri lebih karena alasan budaya yang kental dibandingkan daerah lain yang menonjolkan kemodernan kotanya.

Berikut adalah tempat paling favorit di Kyoto:

  1. Kuil Fushimi Inari.
    Tempat ini bukan hanya terfavorit bagi wisatawan Indonesia, tapi juga wisatawan dunia. Pada saat sensei kunjungi bulan Oktober lalu, ada kejadian unik (yang pernah kesini pasti tau hehe..) jadi sensei beli Yakitori di penjual sepanjang jalan, booth penjualnya diatas yang dekat pintu masuk, mungkin karena dia ngerti saya bicara bahasa Indonesia, jadilah disetelin lagu Goyang Dumang sambil menyate 😀 dan setelah selesai dia kasih makanannya sambil bilang “Terima Kasih” wow.. sebegitu terkenalnya Indonesia pikir Sensei saat itu haha… sebagai catatan off record, Yakitori nya mahal. Hehe..
    Oiya, Fushimi Inari ini tempatnya ramai sekali, mulai dari anak sekolah Jepang yang karya wisata, sampai Jerman dan Perancis, sensei mencoba berkenalan dengan mereka dan banyak mengobrol, mereka mengakui kalau Fushimi Inari Taisha ini kurang menarik bagi mereka karena ramainya suasana. Tapi mungkin bagi wisatawan Indonesia tempat ini wajib dikunjungi apalagi jika yang pakai Tour. Hehehe..
  2. Kyoto Imperial Palace.
    Tempat ini terletak dekat dengan Gion, masuknya gratis kok jadi wajib dikunjungi buat kamu budget traveller. Begitu luas tempat ini mungkin menjadi sebab mengapa wisatawan terlihat sedikit, untuk memasuki istananya yang terletak ditengah kawasan kita harus berjalan setelah melewati gerbang masuk, jika cuaca bagus kamu bisa mencoba mengelilingi taman diluar istana yang terlihat begitu megah dan indahnya burung elang berterbangan kesana kemari.
  3. Hutan Bamboo Arashiyama.
    Tempat ini sangat sangat ramai sekali, mungkin karena sensei datang kesiangan, waktu itu pukul 11 siang. Melihat keramaian tersebut, sensei dan partner memutuskan mengeksplore daerah tempat lain, rute yang sensei lalui berbeda dengan kebanyakan orang, pokoknya berlawanan saja. Tanpa terasa sensei mendapati didaerah pinggir sungai Hozu, pemandangan yang menakjubkan bisa kamu dapatkan disini, tidak terlalu ramai, setelah mencapai ujung jalan, Sensei diarahkan untuk naik ke atas yaitu Monkey Park, baru pertengahan naik Sensei disuguhi pemandangan sungai Hozu dari ketinggian. Sensei yakin kalau kamu ke Arashiyama sempatkan dikesini yah, karena Bamboo Groves nya sendiri ramai sekali, mustahil bagi sensei menikmatinya.

Itulah 3 tempat gratis yang sensei pernah kunjungi, sebenarnya masih ada banyak lagi, dilain kesempatan akan sensei sharing lagi. So, pantengin terus di SemuaJepang.com yah..

Silahkan tinggalkan komentar dibawah untuk sharing info atau masukan lain yah..

Jaa.. mata ne..!

4 hal penting sebelum pergi ke Jepang

4 hal penting yang perlu disiapin sebelum pergi ke Jepang.

Travelling Jepang pasti sudah jadi impian banyak orang, apalagi jika kita tumbuh saat demam Kamen Rider, Saint Seiya, Dragon Ball, Tokyo Love Story, dan semua budaya pop Jepang. Tentu saja itu kan mempengaruhi kehidupan kita. Nah jika kamu sudah punya cukup tabungan untuk jalan-jalan ke Jepang, simak ya beberapa tips dari sensei dibawah ini:

  1. Pilih tanggal pergi.
    Pasti dong sebelum beli tiket pilih-pilih jadwal dulu, izin sama bos buat cuti, izin sama keluarga dll. Tapi maksud dari sensei adalah tentuin dari jauh hari bulan apa mau pergi karena kan Jepang ada 4 musim. Kalau kamu suka dingin, pilih saja antara bulan Desember-Januari, itu pasti saljunya lagi mateng-matengnya deh. Nah, kalau suka panas, pilih bulan Juni-Agustus, dijamin panas yang berbeda dari Indonesia, iyalah orang-orangnya aja kan berbeda, panasnya sih sama aja. Nah, kalau sensei sih suka yang sejuk-sejuk, biasanya dibulan Oktober-November, cuacanya sejuk dan suka gerimis-gerimis damai gitu. Hehehe…
  2. Rencana perjalanan.
    Tentuin rencana perjalanan kamu sedini mungkin, karena ini bakal nentuin budget, kecuali jika kamu punya budget unlimited atau besar, have fun!
    Itinerary kamu juga penting buat ajuin visa di kedubes Jepang kalau mau urus sendiri. Dengan rencana perjalanan yang matang, mau kemana dan menggunakan transportasi apa, stay dihotel mana dan sebagainya.
  3. AirBnB.
    Sensei alamin sendiri, jika menggunakan AirBnb sangat sangatlah hemat dan nyaman. Dibanding sewa hotel yang paling murah dari Rp 800.000 – 1.000.000 permalam sih, lebih enak pakai AirBnb, pengalaman Sensei dapet kamar Apartemen atau Apato orang jepang menyebutnya, lengkap dengan segala peralatan mandi, masak (kompor, oven, kulkas, piring dll lengkap), portable Wi-Fi, sampai snacks disediain. Jika kamu rekomendasi dari Sensei komen aja dibawah yah.
  4. Koneksi Internet.
    Penting! Jangan sampai kamu sampai disana tidak ada koneksi internet sama sekali, jika baru pertama kali ke Jepang dan belum bisa bahasa Jepang. Dijamin gak bakal pulang! Hahaha becanda minna-san.
    Internet penting untuk buka aplikasi map Jepang seperti Hyperdia dan sejenisnya, juga buat cari-cari informasi penting lainnya. Karena Sensei pernah bertemu turis Perancis yang sama sekali kebingungan sampai harus barengan dengan sensei untuk mencapai tujuan, karena dia gak punya koneksi internet haha kasian, yah gak apa-apa beramal dan nambah kenalan. Jadi jangan sampai lupa untuk sewa Portable Wi-fi selama di Jepang, sudah banyak kok yang menyediakan jasanya.

Sepertinya hal pentingnya sementara itu saja dulu, jika ada yang kurang silahkan ditambahkan dikolom komentar, atau nanti Sensei akan update lagi yah.

Jaa.. mata!