Rekomendasi Toko Kamera Analog Di Osaka


Panduan mencari toko kamera analog di Osaka. Sebelumnya apa yang akan kamu lakukan, jika kamu tiba-tiba lupa membawa kamera pada saat ke Jepang, atau lebih apesnya lagi kamera kamu rusak begitu sampai di Jepang, persis seperti kejadian saya. Lalu, bagaimana solusinya? service kamera atau beli kamera baru? Simak pengalaman dan tips dari Sensei dibawah ini yah.

Persiapan gear fotografi dalam setiap perjalanan buat saya salah satu yang paling utama, tanpa kamera kita tidak bisa merekam dan mendokumentasikan momen dan perjalanan.

Pakai kamera handphone? Yah boleh saja, tapi bagaimanapun juga, dengan kamera kamu akan mendokumentasikan perjalanan kamu lebih baik lagi, kelebihannya kualitas hasil foto lebih baik dan kapasitas penyimpanan lebih besar.

Saya juga memakai handphone untuk mengambil gambar-gambar tertentu. Jadi dalam setiap travel rekomendasi saya adalah bawa kamera cadangan. Setidaknya jika pergi berdua, salah satu ada yang bawa kamera juga. Saya sendiri membawa 3 kamera, dua kamera digital (Fuji X100 dan Ricoh GRD IV) dan satu kamera analog compact (Nikon L35AD, yang rusak pada hari pertama).

Jika kamera tiba-tiba rusak pada saat di Jepang, bisa saja kita service di toko kamera, tapi biasanya harganya bervariasi dan tergantung kerusakan, seperti kamera analog saya yang rusak, saya bawa ke toko kamera Kitamura di Osaka, dan ternyata harus menunggu kurang lebih 3 hari sampai 1 minggu.

Pada akhirnya saya batalkan dan membeli kamera analog bekas yang dijual di toko kamera Yaotomi (Camera Land), harganya murah untuk Olympus MJU hanya 2000an JPY saja, jika dirupiahkan kurang lebih Rp 300ribuan.

Sempat sangat terkesan sekali dengan pelayanan toko ini, walaupun kamera bekas tapi benar-benar terlihat baru, dan dengan kehati-hatian penjaga toko mengambil sarung tangan dan mulai mengecek kamera yang akan saya beli tersebut, mulai dari fisik luar, flash, film chamber, mechanic, battery sampai Strap dan Box orisinil, semua di cek dan benar-benar terlihat seperti baru, dan dapat bonus batere. Jujur saja jika di Indonesia beli kamera bekas harga 300rb kamu gak akan dapat pelayanan seperti ini.

Kamu juga bisa membeli kamera analog sekali pakai atau disposable camera, yang menggunakan film 35mm. Kamera sekali pakai ini banyak dijual disetiap minimarket, harganya kurang lebih 900 JPY, atau Rp 100ribuan. Kamera disposable ini mempunyai 27 exposures, artinya kamu hanya bisa foto sebanyak 27 kali saja. Yah lumayan kan, dari pada tidak sama sekali.

Sebagai rekomendasi toko kamera terutama kamera analog, yang terletak di Osaka, Sensei menyarankan Camera Land Yaotomi, lokasinya memang agak sedikit “tricky”, jika kamu pakai Google maps percuma saja karena akan nyasar dibawa muter-muter, disebabkan lokasi toko berada dibawah beberapa lantai dan GPS agak sulit untuk mendapatkan lokasi toko tersebut.

Letak toko CAMERA LAND Yaotomi ini berada di area stasiun JR Umeda, lantai basement. Petunjuk arahnya jalan ke South Building dan ikuti petunjuk arah Midosuji Line, ambil turunan kecil tangga kebawah, lalu belok kiri langsung ketemu toko kamera Yaotomi.

Camera Store Osaka YaotomiBerbagai macam jenis kamera banyak ditemukan disini, khususnya kamera analog mulai dari rangefinder, pocket analog, sampai SLR. Lensa-lensa manual juga sangat lengkap, khususnya merk Nikon dan harganya juga masuk diakal. Jika kamu ke bagian pojok kanan toko, dibawah terdapat rak besar dan banyak sekali kamera-kamera tua yang rusak dan harga murah, lumayan untuk dibawa pulang untuk pajangan.

Roll film 35mm fresh juga dijual disini dengan harga yang hampir sama seperti di Indonesia, Fuji C200, Neopan, Tri-X, Kodak Ultramax dan lain-lain.

Sebenarnya jika kamu berada di Tokyo, rekomendasi toko kamera analog lebih banyak lagi, tapi jika kamu berada di Osaka dan tidak memiliki rencana ke Tokyo, coba saja mampir ke Yaotomi Camera Land.