Tiga Jenis Sajian Kuliner Di Kyoto Yang Belum Kamu Ketahui


Tiga Jenis Sajian Kuliner Di Kyoto Yang Belum Kamu Ketahui

Kyoto, sebagai bekas ibukota Jepang dan pusat pemerintahan serta budaya selama ribuan tahun, menawarkan banyak sekali jenis kuliner tradisional. Bermacam-macam jenis makanan lokal sangat bervariasi mulai dari Kaiseki Ryori makanan kebangsawanan, sampai vegetarian Shojin Ryori makanan para biksu, tidak ketinggalan Obanzai Ryori atau makanan rumahan para ibu rumah tangga.

Sementara banyak restoran mencari inspirasi untuk menu baru, yang lainnya bereksperimen dengan rasa baru dengan cara Fusion atau penggabungan cita rasa antara bahan makanan dan teknik mengolah makanan ala Kyoto dengan dunia. Coba saja kunjungi distrik Pontocho di malam hari, salah satu tempat terbaik untuk restoran Fusion. Tidak jauh kamu bisa menemukan distrik Gion yang menawarkan variasi makan malam dengan harga dan rasa tentunya yang menarik. Area stasiun Kyoto juga banyak terdapat restoran yang lezat dan menarik untuk dikunjungi. Tapi para pecinta kuliner jangan melewatkan Pasar Nishiki yah, letaknya di Central Kyoto, pasar yang sudah buka berabad-abad lalu. Siapin kocek kamu saat kesini karena dijamin bakal banyak makan atau kamu bakal cuma bisa ngiler melihat kelezatan jajanan.

  • Kaiseki Ryori.
    orisinalitas dari upacara minum teh tradisional Jepang, tapi telah berubah sepanjang perkembangan zaman menjadi style makan malam yang populer dikalangan para bangsawan. Kaiseki Ryori ini menyempurnakan, menempatkan rasa unik yang lebih seimbang antara bumbu lokal dan cita rasa orang Jepang. Memesan makanan Kaiseki dilakukan dengan satu set dan satu metode masak dalam setiap sajian. Jika kamu mau mencoba Kaiseki Ryori, tinggal lah di Ryokan dimana disebutkan jika menyajikan makan malam Kaiseki. Bisa juga sih kamu dapatkan di restoran-restoran di area Pontocho dan Gion. Harga makan malam Kaiseki berkisar antara 10.000 Yen perorang. Tapi yang Sensei tahu harga tersebut bisa lebih mahal lagi antara 30.000 Yen termahal, dan termurah yang Sensei temukan 6.000 Yen.
  • Shojin Ryori.
    sajian makan malam ala Biksu, Vegetarian Style. Sajian kuliner ini dikembangkan berdasarkan gaya hidup para biksu Buddha. Mereka dilarang untuk mengambil nyawa setiap mahluk hidup, mereka harus memakan tanpa daging baik ikan atau daging lainnya dan hanya sayur-sayuran saja yang boleh dimakan. Hal ini juga dimengertikan oleh para biksu sebagai pola diet. Bahan utama Shojin Ryori adalah tahu. Tahu ini juga menjadi salah satu andalan kuliner kota Kyoto. Penyiapan bahan tahu sangat populer di Kyoto dan disebut Tofu Ryori atau Sajian makanan Tahu. Salah satu yang terpopuler adalah Yudofu, banyak disajikan di restoran, Yudofu adalah tahu yang diberikan kuah kaldu dengan sayuran, harganya normalnya sekitar 1500 – 2000 Yen, tapi harga tersebut bisa lebih mahal lagi atau lebih murah lagi tergantung kualitas restoran. Restoran yang menyajikan Yudofu terbaik bisa kamu temukan di distrik Nanzenii dan Arashiyama.
  • Obanzai Ryori.
    Makanan masakan tradisional rumahan Kyoto. Dibuat dengan banyak bermacam jenis makan di berbagai piring berbeda, dengan penyajian yang simple. Cara memasak yang sederhana seperti masak dirumahan, style Obanzai Ryori ini juga dibuat oleh banyak koki yang berpengalaman sehingga mampu menoptimalkan bahan makanan yang biasa saja menjadi lebih lezat.
    Restoran yang melayani Obanzai Ryori bisa ditemukan disemua tempat di Kyoto. Kebanyakan tempat bersantai dan cocok untuk hangout serta casual. Harga untuk satu sajian normal berkisar 2000-3000 Yen, tapi harga bisa bervariasi lebih murah atau mahal tergantung berapa banyak jenis makanan yang disajikan.